laporan kunjungan bali

KATA PENGANTAR

Allahamdulillah, segala puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan berkat, rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kita semua sehingga kita senantiasa mendapatkan nikmat sempat dan nikmat sehat. Dan tak lupa shalawat serta salam senantiasa tercurah bagi nabi besar junjungan kita semua yang agung Nabi Muhammad SAW. Yang semoga senantiasa mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Amin.

Beberapa hari yang lalu selama ± 4 hari, kami siswa dan siswi kelas XI SMK N 5 YOGYAKARTA mengikuti kegiatan kunjungan industri ke Pulau Bali yang diwajibkan oleh sekolah bagi seluruh murid kelas XI segala jurusan sebagai tugas akhirsemester. Dalam kunjungan itu kami diwajibkan untuk mempelajari apa saja yang ada di tempat kunjungan industri di Pulau Bali. Dan kami juga diharuskan untuk membuat laporan perkelompok sesuai dengan kelompok kunjungan museum.

Pada kesempatan ini, setelah melaukan kunjungan industri, kami membuat laporan untuk memenuhi nilai tugas dari sekolah. Kami membuat laporan ini dengan tujuan agar dapat dibaca dan dipelajari oleh adik–adik kelas dan teman–teman yang ingin membacanya. Laporan ini kami buat sesederhana mungkin agar dapat dipelajari oleh para pembacanya dengan lebih mudah. Kami juga berharap laporan ini akan menambah wawasan bagi pembacanya. Semoga saja dapat menjadi inspirasi dan mampu memberikan banyak manfaat yang lain.

Dengan latar belakang itulah kami menyusun laporan ini, dengan harapan agar memperoleh nilai tugas yang bagus. Tentu saja bukan hanya nilai yang kami harapkan. Kami juga berharap agar laporan ini dapat bermanfaat bagi pembacanya.

Demikianlah apa yang dapat kami sampaikan sebagai pengantar dalam laporan ini. Atas kekurangan yang ada di dalamnya, kami atas nama penyusun laporan memohon maaf yang sebesar-besarnya. Akhir kata kami ucapkan : “SELAMAT MEMBACA DAN MEMPELAJARI”.

PENYUSUN

^_^

DAFTAR ISI

  • KATAPENGANTAR………………………………………………………………………………………1
  • DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………………………2
  • BAB I : PEMBUKA

-Salam Pembuka………………………………………………………………………………………..3

-Persembahan……………………………………………………………………………………………3

-Latar Belakang………………………………………………………………………………………….3

  • BAB II : ISI

-Danau Bratan & Kebun Raya Bedugul…………………………………………………………..4

-Tari Barong – Tari Bali…………………………………………………………………………………….4-5

-Sekilas Tanjung Benoa…………………………………………………………………………………….5-6

-Pasar Seni Sukawati Gianyar Bali : tempat beli oleh-oleh Bali…………………………6-8

-Monumen Garuda Wisnu Kencana…………………………………………………………………8-9

-Pantai Sanur…………………………………………………………………………………………………9-10

-Pantai Kuta…………………………………………………………………………………………………10-12

-Jangkrik 85 Bali…………………………………………………………………………………………..12-13

  • BAB III : PENUTUP

-Kesimpulan ……………………………………………………………………………………………14

-Saran……………………………………………………………………………………………………..14

  • LAMPIRAN

-Biodata penyusun……………………………………………………………………………………………15

-Foto Dokumentasi………………………………………………………………………………………16-17

BAB I : PEMBUKA

SALAM PEMBUKA

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam kartun untuk para pembaca, pokoknya “cartoon for peace” untuk kita semua. Kami merasa bahagia dan bangga atas terselesaikannya tugas pembuatan laporan ini. Tugas ini telah memberikan banyak pengalaman yang berharga bagi kami. Karena selain kunjungan industri, kami sekaligus berwisata ke Pulau Dewata. Dengan kunjungan ini, kami jadi semakin mengerti banyak hal tentang Pulau Bali dan kebudayaannya.Dan dengan kunjungan ini, kami juga memperoleh manfaat yang lain. Kami jadi semakin mengetahui bahwa untuk menjadi seorang yang kompeten di bidangnya itu memerlukan semangat yang tinggi dan harus pantang menyerah oleh rintangan sesulit dan seberat apapun.

PERSEMBAHAN

Laporan ini kami persembahkan untuk :

  • Bapak Kepala Sekolah Beserta Wakilnya
  • Guru Pembimbing Selama Perjalanan
  • Wali Kelas
  • Orangtua
  • Kakak Kelas, Teman-teman, Adik Kelas
  • Pembaca

Thanks for all.,

LATAR BELAKANG

Dalam suatu bidang industri, kita tidak hanya bekerja dengan mengacu pada diri kita sendiri saja. Terkadang kita harus melihat kepada orang lain demi sebuah kemajuan. Kita bisa menjadikan orang lain sebagai inspirasi diri kita dalam melakukan suatu pekerjaan. Janga bersikap sombong dengan menganggap diri kita selalu lebih baik dari yang lain. Ingatlah bahwa takada yang sempurna di dunia ini. Di atas langit masih ada langit. Oleh sebab itu, jangan pernah malu unuk belajar dari orang lain demi kemajuan kita. Latar belakang itulah yang mendasari kami untuk mengikuti kegiatan kunjungan industri ke Bali ini. Kami berharap agar kunjungan ini dapat menambah wawasan kam menjadi semakin luas.

BAB II : ISI

Danau Bratan & Kebun Raya Bedugul

Kebun Raya Bedugul terletak di sebelah Barat 0byek Wisata Danau Bratan Kabupaten Tabanan, merupakan sebuah komplek hutan suaka alam. Hutan tersebut ditata sedemikian rupa sehingga terwujud suatu pemandangan indah, sejuk dan nyaman. Di sela-sela pepohonan yang rindang terhampar rerumputan yang menghijau dan ditanami bunga-bungaan yang beranekaragam di sepanjang jalan setapak di sekeliling hutan yang menambah kesejukan udara dan keheningan suasana. Disamping pemandangan yang indah dan menghijau terdapat pula suatu bangunan rumah kaca yang dipergunakan untuk percobaan dan pengembangan tumbuh-tumbuhan terutama anggrek. Juga terdapat ribuan jenis tanaman yang dipelihara dengan baik secara profesional.

Daerah yang unik, dan menarik karena perpaduan pemandangan antara danau, gunung, dan pura. Hawa udaranya agak terasa dingin, karena terletak sekitar 1400 dari permukaan laut. Puranya sendiri berada di tepi Danau Bratan, bernama Pura Ulun. Menurut cerita, pura ini dipersembahkan untuk Dewi Danu, Dewi Kesuburan.

Di sana juga tersedia perahu atau speedboat yang bisa disewa untuk menikmati keindahan sekitar danau. Kami sempat menikmatinya, dengan tiket Rp 60.000,- untuk satu putaran. Wah … ngeri bener bawanya, ngebut banget.

Disekitar pura juga ada beberapa orang yang menawarkan foto bareng dengan aneka satwa, seperti ular, iguana, dan musang.

Tari Barong – Tari Bali

Tarian ini merupakan peninggalan kebudayaan Pra Hindu yang menggunakan boneka berwujud binatang berkaki empat atau manusia purba yang memiliki kekuatan magis.

Topeng Barong dibuat dari kayu yang diambil dari tempat-tempat angker seperti kuburan, oleh sebab itu Barong merupakan benda sakral yang sangat disucikan oleh masyarakat Hindu di Bali. Pertunjukan tari ini dengan atau tanpa lakon, selalu diawali dengan pertunjukan pembuka, yang diiringi dengan gamelan. Ada beberapa jenis tari barong namun yang sering dipentaskan untuk konsumsi pariwisata yaitu jenis Baring Ket. Sakralisasi Barong & Rangda klik di sini

Barong Ket atau Barong Keket adalah tari Barong yang paling banyak terdapat di Bali dan paling sering dipentaskan serta memiliki pebendaharaan gerak tari yang lengkap. Dari wujudnya, Barong Ket ini merupakan perpaduan antara singa, macan, sapi atau boma. Badan Barong ini dihiasi dengan ukiran-ukiran dibuat dari kulit, ditempel kaca cermin yang berkilauan dan bulunya dibuat dari perasok (serat dari daun sejenis tanaman mirip pandan), ijuk atau ada pula dari bulu burung gagak.

Untuk menarikannya Barong ini diusung oleh dua orang penari yang disebut Juru Saluk / Juru Bapang, satu penari di bagian kepala dan yang lainnya di bagian pantat dan ekornya. Tari Barong Keket ini melukiskan tentang pertarungan tanpa akhir antara kebajikan (dharma) dan keburukan (adharma) yang merupakan paduan yang selalu berlawanan (rwa bhineda).

Tari Barong merupakan tarian yang ditarikan oleh dua orang penari laki-laki, seorang memainkan bagian kepala barong serta kaki depan, dan seorang lagi memainkan bagian kaki belakang dan ekor. Barong yang berbentuk binatang mytologi ini banyak sekali macamnya, ada yang kepalanya berbentuk kepala singa, harimau, babi hutan jantan (bangkal), gajah, lembu atau keket. Keket oleh orang Bali dianggap sebagai raja hutan yang disebut pula dengan nama Banaspati Raja.

Tarian ini merupakan peninggalan kebudayaan Pra Hindu yang menggunakan boneka berwujud binatang berkaki empat atau manusia purba yang memiliki kekuatan magis. Diduga kata barong berasal dari kata bahrwang atau diartikan beruang, seekor binatang mythology yang mempunyai kekuatan gaib, dianggap sebagai pelindung. Tetapi di Bali pada kenyataannya Barong tidak hanya di wujudkan dalam binatang berkaki empat akan tetapi ada pula yang berkaki dua. Topeng Barong dibuat dari kayu yang diambil dari tempat-tempat angker seperti kuburan, oleh sebab itu Barong merupakan benda sakral yang sangat disucikan oleh masyarakat Hindu Bali. Pertunjukan tari ini dengan atau tanpa lakon, selalu diawali dengan demonstrasi pertunjukan yang diiringi dengan gamelan yang berbeda-beda seperti gamelan Gong Kebyar, gamelan Babarongan, dan gamelan Batel.

Sekilas Tanjung Benoa

 

Tanjung Benoa, yang berlokasi bertetanggaan dengan kawasan wisata Nusa Dua ternyata memiliki daya tarik yang unik. Di tengah tenangnya lautan di kawasan pantai ini, ternyata membawa berkah.

Lokasi Tanjung Benoa
Tanjung Benoa berada di ujung tenggara pulau Bali dan bertetanggaan dengan kawasan Nusa Dua. Dapat ditempuh dalam 35 menit dari Kuta, 40 menit dari Sanur dan 20 menit dari Airport Ngurah Rai.
Tanjung Benoa Watersport
Tanjung benoa menjadi tempat yang sangat cocok untuk kegiatan watersport atau olahraga air. Pantai di kawasan ini sangat tenang berbeda dengan di Kuta, Sanur atau Uluwatu sehingga menjandikan kawasan ini sebagai satu-satunya tempat untuk permainan-permainan menyenangkan ini.

Olah raga air yang bisa dinikmati di sini diantaranya adalah jetski, parasailing, banana boat, scuba diving, snorkeling , Glassbottom plus kunjungan ke Turtle Island (pulau penyu) dan Flying Fish.

Kegiatan biasanya dimulai di pagi hari sekitar jam 8 sampai dengan jam 12-an, karena setelah itu air akan surut dan Anda tidak bisa menikmati permainan-permainan lagi karena boatnya tidak bisa digunakan.

Dengan instruktur-instruktur yang handal, akan memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan Anda saat menikmati permainan di sini.

Pasar Seni Sukawati Gianyar Bali : tempat beli oleh-oleh Bali

Pasar Seni Sukawati Gianyar Bali merupakan tempat dijualnya barang-barang seni khas Bali sehingga cocok dijadikan oleh-oleh Bali untuk teman, saudara, atau sanak keluarga Anda. Barang-barang yang dijual cukup menarik dan harganya pun miring. Mulai dari sandal manik-manik, celana pendek khas Bali,  pakaian,  batik,  tas, lukisan,  patung kayu, bed cover,  alat-alat rumah tangga sampai pernak-pernik dan perhiasaan dijual disini.

Bagi yang punya keahlian menawar, disini jangan takut menawar, penjual tidak akan marah kalau kita menawar dengan harga rendah. Sepasang sandal manik-manik kalau kita pandai menawar bisa kita beli seharga sepuluh ribu rupiah. Bahkan dalam tawar menawar disarankan untuk menawar sepertiga dari harga jual….wow…

Pasar Seni Sukawati ini terletak di daerah Gianyar tidak jauh dari daerah Ubud, waktu tempuh 1 jam dari Kuta atau 1,5 jam dari Bandara Ngurah Rai Bali dengan perjalanan darat.

Bila merasa kurang puas dengan harga yang sedang dinegoisasi, jangan takut untuk meninggalkan si penjual. Selama harga tersebut masih menghasilkan untung bagi si penjual, pasti Anda akan dipanggil kembali. Barang yang paling laku biasanya sandal, pakaian, dan barang-barang seni khas Bali.

Kalau mau belanja, sebaiknya pagi hari. Karena pada pagi hari sekitar pukul 8– 10, para penjualnya baru selesai sembahyang. Nah menurut kepercayaan mereka, apabila berhasil jualan di pagi hari, maka akan mendatangkan kelarisan untuk jam-jam kedepannya. Hal ini biasa disebut sebagai “penglaris”.

Pasar Seni Sukawati telah berdiri dari tahun delapan puluhan (80-an). Buka jam delapan pagi sampai jam enam sore. Kecuali hari Galungan dan Nyepi, Pasar Sukawati buka setiap hari dan biasanya ramai pada hari Minggu atau hari libur. (kabarinews)

Jika berlibur ke Bali, jangan lupa mampir ke Pasar Seni Sukawati. Saran itu sering diucapkan para pemandu wisata di Bali. Tertarik?

Belanja di Pasar Seni Sukawati

Bali seakan tidak pernah habis untuk dibicarakan. Kesenian dan pesona alamnya seakan tidak pernah luntur ditelan zaman. Wisatawan, baik lokal maupun mancanegera, seakan tidak pernah puas untuk datang kembali ke pulau dewata ini.

Tempat yang biasa dijadikan pilihan wisatawan untuk membeli oleh-oleh dari Bali, salah satunya adalah Pasar Seni Sukawati. Dimana Pasar Seni Sukawati ini terletak di Daerah Tingkat II Gianyar, yang terkenal dengan keseniannya. Berbagai jenis kerajinan ada di sana, mulai dari kaos khas Bali, patung, lukisan, sprei, bisa didapatkan dengan harga yang murah.

Harga yang ditawarkan biasanya tinggi, tapi masih bisa ditawar lagi. Tergantung dari kesepakatan antara penjual dan pembeli. Nah, di sini dibutuhkan keberanian dan kesabaran untuk tawar menawar harga, agar bisa mendapatkan barang dengan harga yang paling murah. Sebagai gambaran, saat saya menanyakan harga kaos oblong khas Bali (warna), penjual mengatakan Rp 45.000,- per potong, sedangkan kaos oblong khas Bali (putih) harganya Rp 35.000,-.

Setelah melalui proses tawar-menawar yang alot, mulai dari tawaran sepuluh ribu, dua belas ribu, empat belas ribu, akhirnya kaos oblong khas Bali (warna) tadi, diberikan hanya dengan harga Rp 15.000,- saja. Kaos oblong khas Bali (putih) pun akhirnya diserahkan hanya dengan harga Rp 10.000,- saja.

Tapi, saya tidak tahu apakah harga yang saya tawar tadi adalah harga yang paling rendah atau sebenarnya masih bisa ditawar lagi, saya tidak tahu. Yang jelas, menurut saya, harga segitu sudah cukup murah untuk wilayah Bali, apalagi Bali merupakan kawasan wisata internasional.

Tapi menurut seorang teman, jika kita bisa bahasa Bali, dan menawar dengan dialog Bali, kita bisa mendapatkan harga yang sangat murah. Barangkali si penjual mengira kita orang Bali asli. Kalau memang begitu, mungkin saya perlu kursus privat bahasa Bali, sehingga kalau tahun depan wisata ke Bali lagi, bisa membawa oleh-oleh dengan harga yang sangat murah.

Devari, yang memang orang Bali asli, atau Efi, orang Nganjuk yang tinggal di Bali, mungkin bisa membantu saya untuk belajar bahasa Bali. Hehehe

Ada satu hal menarik yang tidak boleh dilewatkan di Pasar Seni Sukawati ini. Para perempuan penjual kerajinan di Pasar Seni Sukawati, biasanya selalu mengenakan selendang tipis yang diikatkan di pinggangnya. Konon, kita bisa mengenali status perkawinan mereka hanya dengan melihat ikatan selendang yang ada di pinggangnya itu.

Selendang yang simpulnya di depan, berarti dia masih gadis. Selendang yang simpulnya ada di samping, berarti dia sudah menikah. Sedangkan selendang yang simpulnya ada di belakang, berarti dia janda.

Monumen Garuda Wisnu Kencana

Patung Garuda Wisnu Kencana berlokasi di Bukit UnggasanJimbaran, Bali. Patung ini merupakan karya pematung terkenal Bali, I Nyoman Nuarta. Monumen ini dikembangkan sebagai taman budaya dan menjadi ikon bagi pariwisata Bali dan Indonesia.

Patung tersebut berwujud Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu adalah Dewa Pemelihara (Sthiti), mengendarai burung Garuda. Tokoh Garuda dapat dilihat di kisah Garuda & Kerajaannya yang berkisah mengenai rasa bakti dan pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan yang akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu.

Patung ini diproyeksikan untuk mengikat tata ruang dengan jarak pandang sampai dengan 20 km sehingga dapat terlihat dari Kuta, Sanur, Nusa Dua hingga Tanah Lot. Patung Garuda Wisnu Kencana ini merupakan simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Patung ini terbuat dari campuran tembaga dan baja seberat 4.000 ton, dengan tinggi 75 meter dan lebar 60 meter. Jika pembangunannya selesai, patung ini akan menjadi patung terbesar di dunia dan mengalahkan Patung Liberty.

Garuda Wisnu Kencana, nampaknya merupakan mega proyek terbesar di Bali yang sedang dibangun. Betapa tidak, rencana pembangunan patung setinggi 146 meter dengan lebar bentangan sayap garuda sebesar 66 meter itu diperkirakan memiliki berat 4000 tons. Dibuat dengan menggunakan bahan berupa campuran tembaga dan kuningan yang pada bagian tertentu akan dilapisi dengan mozaik emas. Saat ini sebagian dari patung tersebut sudah bisa dilihat di lokasi dalam bentuk patung separuh badan dari dewa Wisnu dan bagian kepala burung garuda.

Sewaktu saya berkunjung kelokasi ini, sempat terperangah juga melihat ukuran kepala burung garuda yang benar-benar raksasa. Sulit membayangkan bentuk burung garuda ini nantinya secara keseluruhan, yang pasti akan sangat besar sekali. Ukuran tubuh manusia dewasa aja, nampaknya masih kalah besar/tinggi dibandingkan ukuran kuping dari burung garuda ini. Agak aneh memang melihat burung yang mempunyai telinga, namun semua adalah memungkinkan didunia pewayangan.

Disekitar lokasi, nampak jelas bebatuan cadas/karang di potong secara vertikal membentuk dinding-dinding tribun dengan hamparan rumput hijau pada bagian dasarnya. Bagian tengah sebuah jalan terbuat dari conblock (?) membelah lapangan rumput dari bagian paling belakang hingga kedepan patung garuda. Dari luas yang ada nampak sekali bahwa area ini akan sanggup menampung puluhan ribu pengunjung, sangat cocok digunakan sebagai tempat pertunjukan sentra budaya berskala internasional.

Pembangunan patung berupa Dewa Wisnu (Dewa penyelamat bagi umat Hindu) yang sedang mengendarai burung mitos, Garuda, terinspirasi dari kisah Adi Parwa dalam episode Garuda dengan kesetiaan dan pengorbanannya menyelamatkan ibunya dari belenggu perbudakan dengan mengabdi kepada Dewa Wisnu menjadi kendaraannya.

Kisah mengenai legenda ini terpahat jelas di sisi-sisi Candi Kidal yang berada di kabupaten Malang.

Patung Garuda Wisnu Kencana diharapkan akan merangsang dinamika nilai phisik dan spiritual, serta keseimbangan antara skala dan niskala (dunia nyata dan tidak nyata) dengan demikian harmonisasi alam dapat tercipta. Patung Garuda Wisnu Kencana adalah symbol misi penyelamatan lingkungan dan penyelamatan dunia.

Sayang sekali patung karya seniman bali bernama Nyoman Nuarta ini dalam tahap pembangunannya sudah meleset dari target yang dietetapkan. Rencana awal seluruh bagian patung ini akan selesai pada tahun 2005, namun hingga artikel ini dibuat tanda-tanda akan selesainya mega proyek ini masih jauh dari harapan. Kesulitan dana mungkin menjadi hambatan utama untuk meneruskan mega proyek berskala internasional ini. Ya,.. dana yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya tentu tidaklah kecil, sementara bangsa ini sendiri masih membutuhkan dana yang cukup besar pula untuk membangun negeri tercinta ini.

Pantai Sanur

Pantai Sanur adalah sebuah tempat pelancongan pariwisata yang terkenal di pulau Bali. Tempat ini letaknya adalah persis di sebelah timur kota Denpasar, ibukota Bali. Sanur berada di kabupaten Badung.

Sanur saat Matahari Terbit

Pantai Sanur terutama adalah lokasi untuk berselancar (surfing). Terutama ombak pantai Sanur sudah termasyhur di antara para wisatawan mancanegara. Tak jauh lepas Pantai Sanur terdapat juga lokasi wisata selam dan snorkeling. Oleh karena kondisinya yang ramah, lokasi selam ini dapat digunakan oleh para penyelam dari semua tingkatan keahlian.

Pantai Sanur juga dikenal sebagai Sunrise beach (pantai matahari terbit) sebagai lawan dari Pantai Kuta.

Pantai Sanur adalah salah satu pantai yang menarik di Pulau Bali. Pantai ini memiliki panjang 3 kilometer dengan garis pantai menghadap ke timur. Pantai Sanur terkenal dengan pantainya yang berwarna putih bersih dan lembut. Disamping itu, pantai Sanur merupakan pantai yang berbatu karang sehingga memiliki kelebihan tersendiri.

Dibandingkan dengan Kuta, kawasan Sanur menyediakan tempat menginap yang relatif lebih mahal namun tenang. Dibandingkan dengan Nusa Dua, Sanur menawarkan harga yang sedikit lebih murah.

Kawasan pantai Sanur merupakan alternatif bagi para turis lokal maupun mancanegara yang ingin menghindari nuansa hiruk pikuk seperti Kuta, Legian atau Seminyak. Di area ini ketenangan dan kenyamanan adalah prioritas utama. Bagi yang suka menikmati matahari terbit (sunrise) maka Sanur adalah tempat yang sangat tepat.

Seperti halnya terutama di area Nusa Dua, di Sanur juga terdapat hotel-hotel kelas dunia. Disini berdiri Hyatt Sanur Bali, Sanur Beach Hotel, Mercure Resort Sanur, Grand Bali Beach yang memiliki lapangan golf di areal hotelnya. Selain itu sebagian besar semua hotel berbintang yang ada di Sanur bisa dipastikan memiliki pantai sendiri (private beach) di bagian belakang hotel. Jadi kehidupan kelas dunia dengan tinggal di hotel-hotel bertarif mahal masih bisa Anda dapatkan di kawasan Sanur.

Pantai Kuta

Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di Kabupaten Badung. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal 70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur.

Di Kuta terdapat banyak pertokoan, restoran dan tempat permandian serta menjemur diri. Selain keindahan pantainya, pantai Kuta juga menawarkan berbagai macam jenis hiburan lain misalnya bar dan restoran di sepanjang pantai menuju pantai Legian. Rosovivo, Ocean Beach Club, Kamasutra, adalah beberapa club paling ramai di sepanjang pantai Kuta.

Pantai ini juga memiliki ombak yang cukup bagus untuk olahraga selancar (surfing), terutama bagi peselancar pemula. Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta.

Mendengar nama Pantai Kuta (baca: Kute), semua orang pasti langsung mengasosiasikannya dengan pulau dewata Bali.  Tidak banyak orang yang tahu bahwa di pantai selatan Pulau Lombok juga terdapat sebuah pantai indah yang juga bernama Kuta.

Keunikan dari pantai ini yaitu dari area pantai yang dilingkungi oleh perbukitan, pasirnya yang berwarna sangat putih dan sangat sepi pengunjung, terlebih di hari kerja.  Pantai Kuta Lombok tampaknya belum banyak dieksploitasi oleh pemerintah daerah setempat untuk dijadikan tujuan wisata unggulan selain Senggigi yang namanya sudah mendunia.

Pantai Kuta sudah menjadi salah satu tujuan wisata saya pada saat merencanakan berwisata ke Lombok, walaupun penginapan tetap memilih di daerah Senggigi dengan pertimbangan karena lebih banyak pilihan hotel, makanan dan akses mudah ke kota Mataram.

Jika anda menginap di Senggigi atau Mataram, cara termudah untuk menuju ke Pantai Kuta adalah dengan menyewa harian taksi-taksi resmi yang banyak beroperasi di Mataram dan sekitarnya.

Perjalanan ke Pantai Kuta dari Senggigi memakan waktu sekita 2.5 jam, melalui kota Mataram.  Sebaiknya rencanakan dulu jam keberangkatan anda, termasuk di mana anda akan makan siang. Jika perlu, konsultasikan juga dengan petugas hotel atau supir taksi, tempat-tempat lain yang mungkin anda ingin kunjungi sekaligus.

Perjalanan kami dimulai setelah sarapan pagi di hotel, dan taksi sewaan kami sudah siap menjemput sesuai janji sehari sebelumnya, dan kami langsung menuju ke Pantai Kuta melalui Mataram.

Menjelang tengah hari, kami sampai di Pantai Kuta, dan keindahan pantai ini tidak mengecewakan. Perjalanan yang cukup jauh terbayar ketika melihat keindahan alam yang masih asli. Area parkir mobil berada di bukit, dan kami harus berjalan kaki menuruni bukit untuk dapat masuk ke area pantai.  Tampaknya, kamilah satu-satunya pengunjung pantai di siang itu.  Tak ada satu pun pengunjung lain, yang ada hanyalah penjual-penjual cendera mata yang menghampiri kami dan menawarkan dagangannya.  Hati-hati dengan para penjual ini, mereka kadang agak memaksa kita untuk membeli, mungkin karena sangat jarang pengunjung dan tuntutan ekonomi.

Area pantai yang terdekat dengan jalan masuk adalah area yang dipenuhi batu karang.  Air laut jernih tidak menghalangi pandangan mengagumi bagu-batu karang dan penghuni-penghuni kecil yag sesekali tampak berenang dan merayap di situ.

Lima puluh meter dari jalan masuk tadi, terhamparlah pasir pantai yang sangat putih dan bersih, agak menyilaukan dari kejauhan di tengah hari tanpa awan. Bermain-main di pantai berpasir putih tersebut sangat menyenangkan karena area pantai yang dangkal cukup luas, tidak seperti di daerah Senggigi yang kebanyakan terdapat pantai terjal.

Di kejauhan, terlihat beberapa pengguna jetski dan windsurfer yang mestinya berasal dari hotel Novotel Coralia Lombok yang berada sekitar 1 – 1,5 km dari Pantai Kuta dan merupakan hotel berbintang satu-satunya yang terdekat dengan Pantai Kuta. Hotel tersebut juga berada di bibir pantai, dan menyediakan berbagai fasilitas rekreasi air seperti jet ski, speed boat, banana boat dan lain-lain.

Kami memutuskan untuk tidak berlama-lama di sana, karena tidak terdapat fasilitas rekreasi apa pun selain pantai.  Yang ada hanyalah 1 warung milik penduduk setempat tempat kami minum air kelapa segar.

Karena sudah waktu makan siang, kami mampir di daerah permukiman penduduk yang terdekat dengan area wisata Pantai Kuta yang dipenuhi dengan losmen-losmen, tempat makan dan pembuat kerajinan dari tembikar dan kayu. Sangat disarankan untuk membeli kerajinan khas Lombok langsung dari pembuatnya seperti di lokasi ini karena relatif lebih murah dan anda dapat langsung berbincang dengan pengrajinnya.

Dalam perjalanan pulang, kami sempatkan juga untuk mengunjungi pusat kerajinan tenun Lombok, kira-kira 1 jam perjalanan dari Mataram.  Anda dapat melihat bagaimana kain tenun dibuat oleh para penduduk setempat dan juga dapat membeli berbagai macam corak dan jenis kain tenun di koperasi yang menaungi para pengrajin tersebut.

Menjelang sore kami sudah tiba kembali di Senggigi, masih cukup waktu untuk mandi dan beristirahat sebelum waktu makan malam tiba.

Jangkrik 85 Bali

Jangkrik85 Bali merupakan salah satu pabrik souvenir dari Bali. Konsep pemasaran Kaos Jangkrik85 selain menjual bermacam-macam souvenir juga memberikan atraksi berupa proses produksi bermacam-macam sovenir di pabrik yang terletak belakang outlet secara gratis.

Jangkrik85 Bali adalah pabrik kaos kartun dan karikatur yang mengambil tema tentang Bali (tempat-tempat wisata, budaya Bali, tokoh-tokoh, peristiwa-peristiwa editorial yang sedang hangat terjadi.  Diharapkan melalui kaos Jangkrik85 Bali, para wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Bali akan bisa memahami budaya dan keindahan Bali.

Desain dan gambar yang ditampilan memiliki pesan budaya, keunikan, dan yang pasti menciptakan suasana yang lucu dan menghibur dalam goresan kartun dan karikatur khas Bali. Produk yang dibuat dikemas dalam konsep oleh-oleh khas Bali berupa t-shirt dan merchandise (topi, tas, celana pantai, pin, sarung tangan, jaket, sandal, dll) yang semua berciri khas desain kartun dan karikatur.

Latar belakang dibangunkan pabrik kaos Jangkrik85 Bali ketika terjadi Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002 menggelitik hati nurani dan talenta seorang figur guru Seni Rupa yang sudah dua belas tahun terlena dalam asyiknya menekuni dunia bisnis Supplier Hotel. Komitmen back to basic akhirnya bulat dikumandangkan. Awalnya merangkul beberapa teman Kartunis dan Desainer Grafis, kemudian dalam proses akhirnya menjadikan semakin bulat berkarya dalam Desain Kartun dan Karikatur Budaya Bali.

Terhitung sejak awal tahun 2003, berawal dari mengisi outlet di tempat-tempat wisata di Bali (Tanah Lot, Alas Kedaton, Kuta, Nusa Dua, Ubud, Art Center, Pusat Jajanan di Celuk – Bali) sampai akhirnya membeli outlet sendiri di Istana Kuta Galeri BW 2/03, BW 2/9-10 Central Parking Kuta dan Outlet & Gallery Jangkrik85 Bali di Jalan Sunset Road, Kuta – Bali.

Dengan desain kaos berbasis kartun, Jangkrik85 Bali berinisiatif dan telah mendirikan Museum Karikatur Indonesia Bali. Museum ini merupakan Museum Kartun pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Dipajang beberapa hasil karya master kartunis Indonesia seperti GM Sudarta, Pramono, Priyanto, dan lain-lain. Beberapa karya master kartunis telah diaplikasikan pada desain kaos dan merchandise yang ekslusif dan limited edition. Kualitas produk cukup bagus dan harga cukup terjangkau.

Saya cukup puas mengunjungi otlet ini karena koleksinya cukup lengkap dengan beberapa jenis ukuran. Harga yang ditawarkan cukup murah dibandingkan dengan Joger. Pembeli tidak perlu takut akan kehabisan produk karena stok melimpah dan selalu diproduksi ketika jumlah produk souvenir menipis.

Sangat cocok digunakan sebagai alternatif tempat membeli oleh-oleh berupa pakaian selain Joger.

Nama Joger memang identik dengan Bali. Siapa yang gak kenal Joger. Dengan kekhasan tulisan-tulisan yang nyeleneh, lucu dan kadang-kadang sindiran yang dibungkus dengan humor. Boleh dibilang nama Joger sudah melegenda.

Jangkrik85 Bali, dengan konsep yang sedikit berbeda dari Joger, mencoba untuk memberikan alternatif pilihan souvenir dari Bali yang selama ini didominasi oleh Joger. Dengan tag line : “Pabrik Kaos Kartun dan Karikatur”. Jangkrik 85 mempunyai beberapa outlet, diantaranya Central Parkir Kuta, Sunset Road, Ubud, Sanur, Centro Cartoon Corner, dll. Jangkrik 85 tidak membuka cabang di luar Bali.

Sebagai icon produk kartun, Jangrik85 Bali juga telah mendirikan Museum Kartun Karikatur Indonesia Bali. Museum ini merupakan Museum Kartun pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Pengalamanku berbelanja di sana yang paling kurasakan berbeda dengan berbelanja di Joger adalah kenyamanan. Rasanya lebih nyaman dan lebih tenang dalam memilih. Kualitasnya pun tidak kalah dengan Joger, bahkan ada yang lebih bagus. Selain itu kita juga bisa melihat proses pembuatan/pencetakan di “bengkel” yang berada di luar toko. Di bawah ini salah satu kaos yang aku beli.

BAB III : PENUTUP

KESIMPULAN

Setelah kami melakukan kunjungan industri tersebut kami mengetahui betapa sangat bermanfaatnya pelajaran kejuruan yang telah kami dapatkan dari guru di sekolah. Kami atas nama penyusun, ingin meningkatkan pengetahuan yang berkaitan dengan bidang kompetensi kami. Kami menyadari bahwa tak mudah untuk menjadi seorang yang profesional dibidangnya. Seorang desainer grafis tidak hanya harus bisa membuat desain saja, tetapi ia juga harus bisa menarik pelanggan, mengerti peluang pasar, dan menjadi pribadi yang ulet jika ingin usahanya sukses. Desainer grafis juga harus memiliki sikap pantang menyerah saat harus menghadapi penurunan harga barang dagangan. Jangan hanya mengandalkan untuk menjadi seorang pegawai sebuah perusahaan saja. Tetapi kita juga harus mampu menjadi seorang pengusaha yang dapat menciptakan peluangusaha dan dapat menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Dan untuk mewujudkannya kita harus mempuyai kreatifitas dan kegigihan yang tinggi.

SARAN

  • Jadilah orang yang berguna bagi nusa dan bangsa.
  • Jangan membuang kesempatan yang ada di depan matamu.
  • Jangan pernah melupakan jasa orang-orang yang ada di sekitar kita.
  • Berbanggalah dengan apa yang kau miiki saat ini, tetapi jangan sampai tinggi hati.
  • Jangan pernah membiarkan waktu kita berjalan sendiri tanpa diiringi oleh suatu kegiatan yang bermanfaat.
  • Tingkatkan prestasimu disegala bidang.
  • Giatlah belajar untuk invest tasi masa depan.
  • Jangan membandingkan apa yang tidak sebanding, karena hal itu akan sia-sia.
  • Jadilah dirimu sendiri dalam segala hal.

LAMPIRAN :

BIODATA PENYUSUN

NAMA                        :———-

KELAS                       :———-

JURUSAN                  :———-

HOBI                          :———-

WARNA FAV.          :———-

IDOLA                       :———-

E-MAIL                      :———-

SIGNATURE             :———-

NAMA                        :———-

KELAS                       :———-

JURUSAN                  :———-

HOBI                          :———-

WARNA FAV.          :———-

IDOLA                       :———-

E-MAIL                      :———-

SIGNATURE             :———-

NAMA                        :———-

KELAS                       :———-

JURUSAN                  :———-

HOBI                          :———-

WARNA FAV.          :———-

IDOLA                       :———-

E-MAIL                      :———-

SIGNATURE             :———-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: